Community Service
Charista Keiko 1801445983
Senin, 20 April 2015
PAUD AN-NUR|| RT. 003 RW. 01 Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong Tangerang Selatan – Banten
Sesampainya disana, kami melihat anak-anak dan ibu guru sedang melakukan upacara bendera bersama. Ternyata di setiap hari Senin mereka melaksanakan upacara bendera seperti saat kami sebelum kuliah dahulu. Dengan melakukan upacara bendera kita ditanamkan rasa cinta terhadap negara Indonesia. Hari ini juga seragam mereka sungguh unik seperti seragam para tentara atau aparat keamanan yang siap bertugas membela negara.

Dibalik itu ada rasa kecewa di diri saya karena mendapati anak-anak yang masuk hari ini lebih sedikit dibanding hari-hari kunjungan kami sebelumnya. Bahkan di kelas TK P saya mengajar, hanya 5 anak yang hadir. Tapi itu semua tidak mematahkan semangat saya untuk tetap mendidik mereka lebih baik dan cerdas. Justru muncul pemikiran positif bahwa dengan begini saya bisa mengerahkan perhatian dan tenaga saya dengan lebih terfokus ke masing-masing anak.

Saat kami bertanya apa warna bendera nasional Indonesia, mereka sudah dapat menjawab Merah Putih dan menunjuk warna tersebut. Hari ini kami mengajarkan membuat bendera Merah Putih dengan kertas origami. Awalnya kertas origami kami gunting menjadi 2 bagian yang lebih kecil. Dalam proses pembuatan, beberapa dari mereka masih sering merengek tidak bisa dan sungguh butuh bantuan secara masing-masing hanya untuk membuat satu buah lipatan. Saya dan Alex melakukannya dengan mengarahkan tangan mereka untuk melipatnya. Setelah dilipat kami membimbing mereka untuk memberikan lem di satu sisi dan merekatkannya ke buku tugas masing-masing. Dalam hal ini mereka lebih mahir dan mengerti. Kemudian kami membantu menggambar garis lurus sebagai tiang bendera. Karena untuk gambar garis lurus mereka masih sangat kesulitan.

Tidak terasa satu jam telah berlalu. Hari ini dengan pelajaran seperti itu justru nampaknya lebih banyak menguras tenaga karena mereka masih kesulitan dalam membuat sesuatu dengan lebih rapi. Waktu istirahat pun tiba dan kami menggiring mereka ke tempat cuci tangan dan mereka pun berbaris rapi secara bergantian dengan tertib mencuci tangan dan berdoa dibimbing ibu Yenny baru sesudah itu diperbolehkan makan bekal hingga habis. Mereka kami nasehati agar menghargai makanan. Agar merasa bersyukur dan menghargai jerih payah kasih sayang orangtua.


Penerapan nilai Pancasila dibalik kegiatan ini yaitu:
Sila ke-3 Persatuan Indonesia: Dapat dilihat dari bagaimana mereka telah berusaha menerapkan upacara bendera dan mengenal tentang bendera negara Indonesia sendiri. Mendukung tema “Tanah Airku” dalam menimbulkan rasa cinta tanah air. Seragam mereka pun mendukung bentuk pengabdian kepada tanah air.
