Day 1

Community Service

56f7f361a544f549a5e4b2c034d7c011_400x400

Charista Keiko 1801445983
Selasa, 14 April 2015
PAUD AN-NUR|| RT. 003 RW. 01 Kelurahan Cilenggang Kecamatan Serpong Tangerang Selatan – Banten

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam dari Binus Alsut akhirnya sampai juga di paud tempat saya dan ke 6 teman saya akan mengajar. Jam 8 tepat kami sampai dan dengan rasa tidak sabar menunggu waktu untuk mulai mengajar sambil melihat anak-anak gabungan TK P, TK A dan TK B tersebut baris-berbaris, bernyanyi dan kemudian berdoa serta melafalkan ayat Al-Quran.

Pemandangan pertama setibanya kami disitu
Pemandangan pertama setibanya kami disitu

Kehadiran kami tersebut disambut dengan senyuman-senyuman tulus ke 4 ibu guru yang mengajar disana bernama Ibu Imu, Ibu Yenny, Ibu Rossy, dan Ibu Lin. Suasana kekeluargaan sungguh terasa ketika kami dipersilakan untuk mulai memperkenalkan diri di depan seluruh anak-anak yang berwajah ceria. Saya ditunjuk oleh anak-anak untuk mulai pertama, saya memperkenalkan diri saya dengan nama “Ka Tita”. Menurut saya anak kecil masih susah untuk menyebut dan mengingat nama yang rumit seperti “Charista”.

Seluruh anak berkumpul
Seluruh anak berkumpul

Setelah kami selesai memperkenalkan diri, ibu guru menggiring mereka masuk kelas dan mempersilakan saya untuk mulai mengajar. Saya berpasangan dengan teman saya Alex dan memilih mengajar di kelas TK P yang pada hari ini hadir hanya 8 anak bernama Rafa, Biyan, Gilang, Pia, Rizky, Syfia, Avita dan Kayla dari total murid TK P yang berjumlah 11 anak. Mereka berumur 2-3 tahun yang ternyata belum dapat membaca dan menulis bahkan berbicara pun masih belum jelas. Awalnya kami bingung untuk mengajar mereka karena untuk diajak berbicara saja mereka susah fokus dan memang seperti kata Ibu Yenny, guru mereka yang membimbing kami mengajar, mereka itu masih seperti punya dunia sendiri. Beberapa dari mereka ada yang masih belum mau jauh atau tidak bisa lepas dari orangtuanya.

Saya di dalam ruang kelas TK P
Saya di dalam ruang kelas TK P

Tema hari ini yaitu Tanah Airku, yang berfokus pada perbedaan kota dan desa. Dengan berbekal buku bergambar, kami mengajarkan apa saja hewan yang tinggal di desa dan di kota, termasuk menjelaskan habitat, ciri-ciri tubuh dan perilaku dari hewan-hewan tersebut seperti harimau, burung, buaya dan sebagainya. Walaupun sulit, di sela-sela penjelasan kami juga mengajak mereka untuk aktif menjawab pertanyaan kami yang jika benar dipuji dan jika salah dibenarkan dan tetap diberi pujian atas usahanya telah menjawab.

Alex, Ka Tita, Ibu Yenny, Raffi
Alex, Ka Tita, Ibu Yenny, Raffi

Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 tepat. Sudah waktunya untuk anak-anak TK P istirahat dan makan bekal atau jajan. Ternyata jam pelajaran TK P paling cepat dibanding tingkatan diatasnya. Sebelum mulai makan ibu Yenny membimbing mereka untuk berdoa sebelum makan dan dilatih untuk menghabiskan makanannya. Diantara mereka ada yang sudah bisa makan sendiri tetapi juga masih ada yang harus disuapin.

Saya menggendong Kayla (Anak Berkebutuhan Khusus karena autis)
Saya menggendong Kayla (Anak Berkebutuhan Khusus)

Setelah selesai makan di dalam kelas. Ada waktu untuk bermain ke taman bermain bergabung bersama anak-anak tingkatan atas lainnya (TK A dan TK B). Saat itu ibu guru memutar lagu anak-anak yang membuat suasana makin meriah. Beberapa anak kemudian ikut menari bersama ibu guru.

Sekitar jam setengah 11 seluruh anak-anak disuruh untuk kembali berkumpul dan diajak ibu guru untuk review apa yang telah mereka pelajari hari ini dan kemudian bernyanyi dan doa pulang. Sebelum mereka pulang setiap anak salim dengan kami, saya merasakan indahnya mempersatukan diri dengan berbagai kebudayaan lain seperti budaya salim di agama Islam. Kami juga salim kepada ibu-ibu guru saat kami akan pulang. Sebelum pulang kami tidak lupa untuk bertanya mengenai apa rencana kegiatan pengajaran untuk besok. Hari pertama mengajar di PAUD AN-NUR diawali dan diakhiri oleh senyuman dari kami dan ibu guru.

Kami bersama Ibu Guru
Kami bersama Ibu Guru

Penerapan nilai Pancasila dibalik kegiatan ini yaitu:
Sila ke-3 Persatuan Indonesia: Dengan mau saling menghargai perbedaan kebudayaan oleh karena perbedaan agama misalnya salim tersebut adalah contoh hal yang mendukung persatuan dan kesatuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *